Kita semua berharap hubungan cinta Kamu penuh kasih dan kebahagiaan, tapi kadang hubungan kita tidak baik, dan bisa-bisa bubar, sebelum bubaran perlu tahu dulu sinyal-sinyalnya. Biasanya ada beberapa tanda pasangan yang akan putus ! ini dia :
Cowok Cewek atau kedua pasangan :
1. Mulai jarang berkomunikasi
Jika Kamu biasanya bisa saling berkomunikasi tiap hari, baik telpon, email, atau ketemu langsung. Kini semua itu sudah tidak menjadi prioritas, meskipun telpon atau email pun menjadi jarang apalagi datang ke rumah dan akhirnya jarang berkomunikasi, Hati-hati !.
2. Sensitip
Kamu atau pasangan menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, dan cepat marah, dan mulai sering muncul kata-kata yang bisa memancing bubaran.
3. Diam
Saat Kamu bersama dengannya banyak diamnya dan tidak banyak yang dibicarakan, ini bukan karena sariawan, tapi kebersamaan itu mulai tidak dikehendaki, salah satu atau keduanya.
4. Tidak terbuka
Akhir-akhir ini Kamu dan pasangan tidak saling terbuka dan mulai banyak hal yang dirahasiakan. misalnya kamu punya teman baru, kamu habis dapet obyekan besar, etc.
5. Tidak punya rencana
Hari-hari menjadi sulit untuk merencanakan sesuatu bersama-sama, misalnya nonton bareng, makan bareng, atau rencana apapun hari-hari ke depan.
6. Teman
Kamu atau pasangan Kamu mulai lebih suka menghabiskan waktu bersama teman-teman masing-masing daripada berduaan.
7. Ada Apa ?
Ada teman Kamu yang mulai bertanya, ada apa Kamu dan dia ?, ini merupakan peringatan yang sangat berarti, karena teman dekat kamu berarti sudah melihat gejala yang tidak baik antara kamu dan dia.
8. Tanpa gejala
Kadang kala pasangan bisa juga bubaran tanpa ada sinyal ataupun tanda-tanda apapun dan terjadi begitu saja. Cuman hanya karena hal sepele, dan pertengkaran kecilpun bisa membubarkan hubungan Kamu.
laguna
BENNER
Tukeran link
Labels
Saranya dunk
{ HIMALS }
Himpunan Mahasiwa Lampung Selatan { HIMALS }
Temen Benner
Blog Archive
Category
- Al-quran (1)
- allah (1)
- bercinta (1)
- binatang (1)
- bintang (1)
- browsing (5)
- buah (1)
- cinta (7)
- desain (8)
- Emosi (1)
- Fonts (1)
- foto (1)
- gratis (1)
- hacker (1)
- hamil (3)
- hidup (1)
- himals (1)
- Icon (1)
- jerawat (2)
- keluarga (1)
- korban (1)
- lebaran (1)
- madu (1)
- manfaat (6)
- manusia (4)
- narkoba (1)
- negeri (1)
- novel (1)
- penyakit (11)
- puasa (1)
- ramadhan (3)
- rokok (1)
- Rupiah (1)
- sejarah (53)
- sms (1)
- softdrink (3)
- software (29)
- tips (13)
- tukul (1)
- uang (1)
- vespa (1)
- zodiack (1)
YAHOO
tanggal
jadwal shalat
Minggu, 21 Desember 2008
Tanda-tanda Kamu akan Bubaran
Diposting oleh
' T3rs3nyum L4h '
di
02.28
0
komentar
Label: cinta
10 Tanda Cowok Kamu Siap Berkomitmen
1. Temennya udah banyak yang menikah
Riset menunjukkan bahwa jika temen-temen cowokmu udah banyak yang menikah, dia juga ingin segera menikah. Kalau temen-temennya masih banyak yang single dan suka nongkrong2 bareng, itu pertanda buruk.
2. Dia mapan secara finansial
Penelitian membuktikan bahwa pria yang memiliki rumah, telah siap untuk menikah. Pria yang stabil secara finansial merasa bahwa pernikahan adalah langkah berikutnya yang harus diambil.
3. Dia mengikutimu
Pria yang siap berkomitmen akan berinisiatif untuk melakukan hal-hal bersama kekasihnya. Kalau kamu kirim e-mail, sms, bahkan telpon tapi dia menjawabnya lama sekali, itu pertanda buruk.
4. Dia bersedia menunggu
Penelitian mengatakan sesuatu yang semua wanita tau, yaitu: kalau seorang pria ingin mengetahui si wanita lebih jauh sebelum ke hal-hal intim, kemungkinan besar ia siap berkomitmen.
5. Dia menemani ketika kamu sakit
Perhatiannya saat kamu sakit, itu menandakan bahwa dia nggak cuman sekedar ingin bersenang-senang atau mendapatkan sex. Kalau dia bersedia menemanimu di saat saat buruk, itu adalah tanda dia siap untuk komitmen / hubungan jangka panjang.
6. Ia ingin tahu dan berhubungan dengan teman-teman & keluargamu
Pria yang memikirkan hubungan jangka panjang, pasti ingin sungguh-sungguh mengenal kamu. Dia ingin tahu latar belakang keluargamu dan berpikir apakah kamu cocok dengan keluarganya.
7. Ia lebih sering mengatakan “kita” daripada “saya”
Ketika dia lebih sering mengatakan “kita” daripada “saya”, itu adalah tanda bahwa ia berkomitmen untuk hubungan yang serius. Tapi kalo kamu udah kencan beberapa kali tapi tetap saja dia mengucapkan “saya” daripada “kita”, itu ebrarti dia masih ingin single.
8. Ia tidak takut untuk berkompromi
Pria yang siap berkomitmen akan menanyakan opini kamu, konsultasi dengan kamu tentang keputusan yang akan dia ambil.
9. Ia tidak membutuhkan alasan
Pria yang belum siap berkomitmen perlu seribu alasan kenapa dia nggak bisa kencan, kenapa dia nggak nelpon, dan kenapa dia nggak siap untuk hubungan serius. Pria yang siap berkomitmen nggak butuh alasan, dia butuh kamu.
10. Ia menginginkan hubungan jangka panjang
Kalau seorang pria selalu minta ruang untuk dirinya sendiri, memperlakukan kamu seperti sebuah penghalang, dia secara tidak langsung mengatakan kalau dia nggak siap berkomitmen. Sebaliknya, kalau ia menikmati saat saat bersama, punya kepekaan terhadap keluarga, dia siap berkomitmen.
Diposting oleh
' T3rs3nyum L4h '
di
02.24
0
komentar
Label: cinta
Tanda-Tanda Ketika Kamu Jatuh Cinta..
Ada beberapa tanda-tanda umum kalo kamu sedang jatuh cinta.. Simak ciri-cirinya berikut ini :
1. Kamu melihat ada sesuatu yang berbeda dalam diri dia yang menarik untuk ditelusuri
2. Merasa ada sesuatu yang menggelitik dari dalam diri kita
3. Suka senyum-senyum atau ketawa-ketawa sendiri nggak jelas
4. Suka curi-curi pandang ke arah target
5. Kalo dia lagi ngeliat ke arah kita, jantung rasanya kayak mau copot
6. Salah tingkah di depan dia
7. Nggak sadar suka mempermalukan diri sendiri
8. Berkeliaran di dekat dia terusss
9. Suka ngelamun
10. Mengkhayal yang indah-indah tentang kamu dan dia
11. Nggak nafsu makan
12. Mendadak jadi insomnia alias susah tidur
13. Isi diarymu seputar dia, dia, dia, diaaaaa terusss
14. Sering dengerin lagu mellow yang liriknya about love melulu
15. Jadi care sama penampilan dan berusaha tampil keren terus di depan dia
16. Seneng banget ngira-ngira lewat ramalan bintang
17. Bentar-bentar ngaca
18. Nyari tahu segalanya tentang dia, termasuk no telpon neneknya
19. Deketin sobatnya, buka akses langsung ke dia
20. Diam-2 motret dia pake HP terus kamu jadiin wallpaper
21. Hobi nulis-2 namanya di setiap lahan kosong yang bisa kamu coretin
22. Pelototin foto dia terusss
23. Jadi ja’im berat kalo di deket dia
24. Badan semerbak mewangi sana sini tralala trilili
25. Kalo dia negur, rasanya kayak kesetrum
26. Bela-belain bangun pagi buat bikin bekal untuk dikasih ke dia
27. Nyimpenin sms dari dia
28. Setia nunggu dia nelpon meskipun dia nggak janji mau nelpon
29. Sok jual mahal kalo dideketin, tapi kalo dia nggak ada kelabakan sendiri
30. Meng-iya kan apapun maunya dia, biarpun kamunya nggak suka
31. Bilangnya Cuma nganggep temen, padahal mau kesengsem berat
32. Pusing mikirin cara gimana ngajak dia nonton setelah sengaja beli tiket dua
33. Rela nyisihin uang jajan untuk beli hadiah ulang tahun dia
34. Nyari kartu valentine paling romantis buat dia
35. Selalu memuji segala hal tentang dia
36. Beli buku-buku psikologi tentang cinta dan dipraktekin satu-satu
37. Satu senyuman dari dia bikin kamu mengira-ngira seribu maknanya
38. Rajin sms-in kabar dia
39. Pura-pura minjem buku padahal kita nggak perlu buku itu
40. Minjemin CD terbaru supaya kamu ada alasan buat ke rumah dia ngambil CD
41. Pas ketemu mata sama dia, muka serasa jadi kayak kepiting rebus
42. Mati-matian nyari topik supaya obrolanmu nggak bisa basi kalo lagi sama dia
43. Mencatat semua tanggal ketemuan, isi obrolan, dan resume-nya di diary
44. Menyukai hal-hal yang dia sukai
45. Jadi teman yang baik dan penuh perhatian saat dia lagi punya masalah
46. Nggak mempedulikan apapun kekurangan dia
47. Nggak bisa ngelupain dia sekalipun dia udah ngecewain berat
48. Bener-bener sedih kalo dia lagi nggak ada
49. Jadi anak paling rajin yang pernah dia temui
50. Saat baca artikel ini, kamu jadi teringat pada seseorang. Pertanda kamu bener-bener lagi jatuh cinta!!!
Diposting oleh
' T3rs3nyum L4h '
di
02.20
0
komentar
Label: cinta
Apakah Jatuh Cinta Itu…?? (Bagian Pertama)
Haris lagi sumringah. Bawaannya pengen senyum terus. Mulai dari malem, bangun pagi sampai siang itu di kelas, matanya berbinar-binar. Tapi bukannya fokus, pikirannya malah melayang-layang kayak kantong plastik ketebak angin.
Yang ada di otaknya cuma sosok cewek yang belakangan wara-wiri di dalam pikirannya. Cuma gara-gara sebuah senyum manis, sebut aja Endang. Eh, nggak enak banget ah namanya. Ganti: Winda, berhasil membuat Haris kepincut Senin-Jumat (Soalnya, Sabtu-Minggu libur).
Dan nggak perlu jadi peserta olimpiade sains untuk menebak apakah Haris lagi jatuh cinta sama tuh cewek. Masalahnya, dia belum secara khusus berkenalan. Itu yang membuat hari-hari Haris semakin diliputi kegelisahan.
“Kayaknya gue nggak bisa ngelepasin dia dari pikiran gue. Ngebayangin dia lagi ngapain, kepengen ketemu lagi biar bisa kenalan, abis itu minta nomer teleponnya. Terus telepon dan SMS biar bisa jalan bareng. Jadi temen deketnya aja dulu,” celoteh cowok yang tercatat sebagai siswa kelas III di SMA Bakti Mulya 400 ini blak-blakan.
Beruntunglah dia, begitu mengetahui bahwa si pujaan hati bisa dengan mudah ditelusuri. Soalnya, Winda ternyata masih sepupuan sama temennya. Dari dialah Haris akhirnya dapetin nomer telepon Winda. Tapi Haris masih kurang sreg.
“Gue bertekad pengen minta langsung nomernya dari dia (cewek itu,RED). Kalo nggak dikasih, gue nekat telepon dia. Kan gue udah punya nomernya. Untungnya sih dikasih. Abis itu baru gue melancarkan serangan untuk pedekate lewat SMS dan telepon,” kenang Haris.
Selebihnya, tergantung keputusan Haris. Mau dipacarin atau nggak? Soalnya yang namanya cewek, pasti nungguin cowok bergerak. Tapi tergantung juga sama ceweknya. Bisa nerima pergerakan cowoknya apa nggak.
Contohnya kayak si Ratu. Siswi SMA 3 Jakarta ini malah ngerasa cowok nggak perlu harus selalu mengambil inisiatif pergerakan. Kalo dia juga suka, nggak ada salahnya dia yang mancing.
“Tergantung situasi. Kalo situasi memungkinkan, aku pasti nyari cara untuk pedekate. Aku kan cewek, jadi minder untuk ngajak kenalan duluan. Pertama-tama biasanya minta tolong kenalin ke dia sama temen, terus cari tahu segala macam informasi tentang dia dari temen terdekatnya,” kata Ratu pede.
Setelah itu, sama kayak Haris sebenernya. Kalo udah bisa ngobrol, baru tanya nomer teleponnya. SMS-an sampai akhirnya bisa merencanakan jalan bareng alias ngedate. Kalo udah begini, nggak ada yang perlu ditunggu sepertinya. Batas waktu menyatakan cinta pun nggak bisa diukur-ukur. (bersambung….)
Diposting oleh
' T3rs3nyum L4h '
di
02.18
0
komentar
Label: cinta
Apakah Jatuh Cinta Itu…?? (Bagian Kedua: Pedekate?)
Kalo menurut Haris paling lama 3 bulan deh. Lewat dari situ udah basi. Tapi apa kata kaum cewek? Mungkin bisa aja diwakilkan oleh prinsip Ratu. “Kalo selama 2 minggu udah ngerasa nyambung dan cocok, pedekate bisa berlanjut menjadi jadian. Tapi kalo belum, ya sampe nyambung dan cocok dulu. Jadi emang nggak ada patokan.”
Cewek pun kemudian mengharapkan ketegasan dari cowok soal status hubungan. Kalo udah gini, emang jangan dingambangin atau dibiarkan berkembang jadi HTS (Hubungan Tanpa Status). Caranya? Ya entah dengan diungkapkan lewat perkataan atau dengan tulisan. Pokoknya harus tegas.
“Kalo nggak diungkapkan, salah-salah nyasar melulu. Maksudnya A, nyampenya Z. Salah satu tujuan jatuh cinta di usia kalian kan untuk latihan ekspresi diri biar kelak dewasa nanti tidak lagi bingung ngurusin cinta. Latihan menilai dan mengungkapkan cinta secara rasional dan benar kan perlu tuh sejak dini biar tidak lagi kesandung-sandung nantinya. Lebih mantap lah menjajaki jatuh cinta dewasa, gitu lho,” tegas Lilly Harmawan Setiono, psikolog dari e-psikologi.com.
Mungkin kalo kita yang doyan HTS-an, bakal sebel nih sama pendapat Ibu Lilly. Beda sama Noe dari Letto yang punya beberapa syarat tentang “halalnya” cinta yang nggak usah diungkapkan.
“Ketika keduanya sudah saling membutuhkan, hal ini nggak harus terjadi. Semua tegantung pasangannya. Kalo keduanya benar-benar mampu bertanggung jawab, fair, dan sportif , hal ini mungkin nggak wajib dilakukan.”
Dengan kata lain, kalo ngerasa nggak betanggung jawab, jangan sok-sokan menjalani cinta yang nggak dinyatakan. Soalnya bisa disalahgunakan! Hehehe.
Mending lakuin aja kayak yang pesinetron kondang Cinta Laura selalu bilang, “Kalo menurut aku, harus cowok yang menyatakan cinta ke cewek! Jangan ceweknya yang bilang I love you duluan. That’s so not cool! Gengsi kan kalo cewek duluan yang menyatakan cintanya,” katanya dengan logatnya yang blepotan.
Proses jatuh cinta
Proses jatuh cinta tercipta juga karena ada banyak hal pendorongnya. Menurut Ibu Lilly lagi, yang paling utama adalah keinginan untuk berinterkasi dengan orang lain.
Setelah udah bisa berinteraksi dengan asik, timbul keinginan untuk menaklukan orang itu. Di pihak cewek, begitu tau ada cowok yang pedekate, harga dirinya naik. karena si cewek berasa ada orang lain yang memperhatikan dan menaruh hati. kalo udah gini klop lah. Si cowok ngejar, si cewek demen.
“Tapi kalo diliat dari perkembangan biologis dan hormon, usia remaja memang sudah ingin mencari ‘prey to mate’. Pada saat ini, emosi menjadi lebih sensitif dan adrenalin yang ada memang diarahkan untuk urusan cinta,” ujar Ibu Lilly.
Selain itu biasanya kalo ada orang yang jatuh cinta, masih kata Ibu Lilly adalah kecenderungan untuk terus membantu atau support kepada sasarannya. Ini juga disetujui sama gitaris Jagostu, Eross. Malah, jatuh cinta yang perfect emang harus saling support pada akhirnya.
“Ketika keduanya saling mendukung satu sama lainnya, mereka jadi saling mengisi kekurangan antara satu dan yang lainnya. Jadi hubungannya lebih berkualitas,” gitu kata pacar Leony ini.
Tapi susahnya ya itu tadi. Nggak ada yang tau kapan kita dapet giliran jatuh cinta. Semua kejadian begitu aja kayak diare. Tiba-tiba udah mules aja. Seperti si cantik Luna Maya bilang.
“Cinta? Nggak tau, susah dijawab. Kayak jelangkung, kadang nggak diundang dateng. Diundang dateng, pulang nggak dianter, nggak pamit, nggak ngetok.”
Lho? Dia ini ngomongin jatuh cinta apa penampakkan sih?
Diposting oleh
' T3rs3nyum L4h '
di
02.17
0
komentar
Label: cinta
Apakah Jatuh Cinta Itu…?? (Bagian Ketiga : Perjuangan)
Contoh kasusnya gampang aja. Si cewek – sebut aja Anna - anak tajir berat. Sementara si cowok – taruhlah namanya Atha - dari kalangan biasa aja di sekolah. Untuk mendapatkan perhatian Anna, Atha harus puter otak biar berhasil. Akhirnya si Atha berlagak jadi orang kaya atau maksain minjem-minjem mobil bapaknya biar terlihat adem.
Kalo udah begini, kesannya emang maksain. Tapi untuk sebuah perjuangan mendapatkan cinta, kita mungkin rela aja ngejalaninnya.
Toh Ibu Lilly tetap menganggap hal itu cuma bikin capek diri sendiri. Berarti tuh cowok salah pilih cewek inceran, kata beliau enteng.
“Cewek begini sih nggak liat pribadi cowok yang naksir dia. Cuma liat luarnya
aja. Lagian repot banget. Hampir semua atribut itu pinjeman. Harta masih minjem harta ortu, kedudukan masih belum punya atau juga hasil minjem, juga atribut lainnya yg bikin kagum. Apanya yang bisa dibilang cinta dan apa yang dikorbankan?”
Senada dengan Ibu Lilly, Noe Letto yakin juga kalo hal ini bukan yang jadi definisinya tentang jatuh cinta. Soalnya, kalo diawali dengan maksa, jatuh cinta udah nggak perfect lagi.
“Jatuh cinta yang baik itu yang tidak menghilangkan logika, tidak menghilangkan pertimbangan hidup. Harus tetap masuk akal. Jadi kalo udah nggak mampu, lebih baik nggak usah dipaksakan,” ujar pencipta lagu Sebelum Cahaya ini mantap.
Namun, pada beberapa kasus, hal ini nggak bisa dipisahkan dari kebiasaan cowok. Yang namanya cowok pasti aja ingin menarik perhatian ceweknya dengan cara membuatnya nyaman dan berasa penting. Apa udah kodrat kita kayak gitu?
Ibu Lilly dan Noe jelas nggak setuju, karena nggak semua cewek begitu menurut mereka. Yang percaya kodrat cowok seperti ini mungkin salah satunya adalah Eross.
“Cowok begini sih wajar banget. Melakukan segala cara demi mewujudkan mimpinya, termasuk jika harus berbohong. Cowok kan emang selalu berusaha buat bikin sang cewek nyaman, dan kagum sama dia. Jadi hal ini wajar banget. Bisa dibilang kalo ini merupakan bagian dari pengorbanan cinta,” kata gitaris yang biarpun udah melanglang buana tapi logatnya tetep medok ini.
Mungkin sebelum ngegebet, kita harus balik nanya sama diri sendiri. Apa nih cewek emang layak mendapat perlakuan istimewa dari kita? Misalnya tuh cewek emang pinter, atau cantik banget atau bisa juga bikin kita nyaman banget, bisa bikin kita yang katro ini berubah jadi lebih baik. Kalo gebetan kita memenuhi satu syarat kriteria tadi, kayaknya sih setimpal aja ya?
Jangan sampe udah capek-capek minjem mobil bokap untuk nganterin dia ke sana-ke mari, nggak taunya tuh cewek emang suka sama mobil bokap doang !
Pacaran aja sama mobil! (Lho kok kita yang sewot?)
Diposting oleh
' T3rs3nyum L4h '
di
02.16
0
komentar
Label: cinta
Apakah Jatuh Cinta Itu…?? (Bagian Keempat : Belajar Memahami)
“Sehingga nggak kaget kalo ada salah satu sifat jeleknya yang tiba-tiba muncul,” .Makanya dia rela berlama-lama pedekate atau menyelidiki calon pacarnya, biar nggak terkesan membeli kucing dalam karung. Males juga kalo ternyata harus putus karena salah jadian, pikirnya.
Tapi tenang, cing. Jangan panik atau stres kalo sampe ngalamin kayak gini. Ini bukan kayak salah pilih jurusan kuliah, kok! Akui aja kalo kita emang udah salah milih orang yang kita pikir bagus buat kita ternyata malah banyak mendatangkan masalah.
Lagian kita masih mudah gitu lho. Salah-salah milih pacar sih biasa. Malah, dari kesalahan kan nantinya bisa ketemu yang bener.
“Kejadian salah-pilih mestinya dijadikan pelajaran. Apakah pola penilaian kita yang tidak tepat? Misalnya, kita selalu berasumsi bahwa cewek cantik pasti baik, dan setelah pedekate ternyata amburadul sifatnya. Sudah selayaknya kita merubah penilaian asumsi itu. Sehingga next time kita tidak lagi terpikat pada kecantikan lahiriah saja, misalnya,”.
Satu hal yang bisa kita ambil dari kasus salah-pilih ini adalah nggak semua cewek cantik itu menyenangkan untuk dijadikan pacar. Tapi untuk mendapatkan pacar yang cantik, sungguh merupakan perjuangan yang besar. Hehehe, nggak nyambung!
Satu hal lagi yang kata orang lengket banget sama yang namanya jatuh cinta adalah cemburu. Sikap cemburu juga berawal dari emosi. Katanya sih, kalo udah jadian, cemburu itu tanda sayang. Tapi bisa juga ngeselin kalo ternyata kita cemburuan sama cewek orang.
Masalahnya adalah, kalo udah ngerasa cemburu kadang suka menyulut emosi. Ngeliat pacar kita deket sama cowok lain udah kayak kebakaran jenggot. Malah nggak jarang seorang cowok ngelarang ceweknya bergaul lagi sama temen-temen cowoknya. Nah lho? Apa bener ini didasari cinta?
Nah, buat temen-temen kita yang baru jadian, harap perhatikan dan garis bawahi. Cemburu itu murni karena emosi, bukan karena cinta.
“Cemburu itu timbul karena sifat egois kita. Nggak mau ada orang lain selain diri lo yang bisa memilikinya. Jadi lebih karena posisinya terancam sih. Paling dikit banget yang beneran karena cinta,” celetuk Arief.
Emang bener juga sih kata Arief. Soalnya kalo cinta sama cewek, kayaknya bukan malah ngekang tapi harusnya malah membiarkan dia berkembang. Ceile!
“Cemburu kan sebuah emosi dan warning aja bahwa ada ancaman dari luar. Bahwa ada kemungkinan exclusive relationship itu punya akhir. Ada kenyataan bahwa bukan kita satu-satunya yang suka dan disukai sama seorang cewek. Cemburu jangan dianggap sebagai tanda cinta, sebab orang tidak cinta juga suka cemburu kalau merasa hak miliknya diganggu,” dukung Ibu Lilly.
Tapi kalopun ada rasa cemburu ya nggak salah juga. Dalam berpacaran pasti bakal ketemu deh hal-hal kayak gini. Kalo Eross bilang sih, mendingan jadikan cemburu itu suatu proses aja. Di mana sikap saling toleransi dan saling bersikap dewasa sangat dibutuhkan. Kalo emang saling cinta, akhirnya pasti akan baikan juga, pikir Eross.
“Kalo menurut aku, cemburu itu sama sekali nggak jelek dan bukan sesuatu yang harus dilarang. Cemburu itu justru suatu indikasi baik akan seriusnya suatu hubungan,” repet Eross lagi.
Cinta Laura ngaku sebagai cewek yang gampang cemburuan kalo misalnya punya pacar. Menurutnya cemburu itu ada dua jenisnya. Yang pertama pasti karena care atau perhatian, yang kedua karena over protective.
“Yang pertama mungkin lebih karena sayang banget. Nah, yang kedua itu lebih nyari-nyari masalah aja,” ketusnya. Tapi dia nggak bisa menjelaskan tipe cemburu mana
yang mungkin dianutnya. Maklum, belum boleh pacaran sama mamanya.
Huah….kayaknya mulai jelas nih. Mudah-mudahan lancar kalo sewaktu-waktu dapet kesempatan jatuh cinta. Jadi, gimana nih tips untuk para cowok dalam menyikapi jatuh cinta?
“Jatuh cinta yang oke adalah jatuh cinta yang tidak narrow minded (berpikiran sempit, RED); yang bisa mengontrol lust atau nafsu sehingga tidak mengakibatkan kerugian di berbagai pihak. Sementara itu, Jatuh cinta putus cinta itu sebuah siklus kehidupan manusia, nikmati saja. Asal dalam batasan wajar dan dalam self-control yang tinggi. Tapi jangan lupa siap mental karena ada resiko yang panjang dalam urusan ini,” tutup Ibu Lilly.
True love is not about finding the perfect person, but by understanding an imperfect person perfectly. Cinta sejati itu bukan soal mencari orang yang sempurna. Melainkan untuk memahami ketidaksempurnaan seseorang dengan baik. Mungkin begitu intinya.
Diposting oleh
' T3rs3nyum L4h '
di
02.14
0
komentar
Label: cinta
